Tukang Sapu
di hujan itu
kau membayangkan matahari
gelincir tanah seperti kenangan
seperti langkah patah – patah
kadang kulihat kau di dalamnya
duduk membungkuk mengumpulkan cuaca
juga daun – daun yang lupa tersipu
semuanya telah kau rampas
tinggal aku menggelar tubuh di atas rumput
=> Puisi diatas menggunakan majas personifikasi yang terdapat dalam kalimat “deaun – daun yang lupa tersipu” dan “matahari melangkah patah – patah”.